Nasional

Dua TV kabel di Sweeping Polisi

ATKINEWS: Dalam satu malam, dua televisi kabel di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (28/4) malam di gerebek polisi. Ini sebagai langkah pemerintah dalam menertibkan keberadaan tv kabel di Indonesia. Dua tv kabel itu berada di kawasan rumah susun Jakarta dan satu lagi di area perumahan di Bandung.

Kedua tv kabel ini sebenarnya memiliki badan hukum, perizinan yang dimiliki sedang dalam proses, dan telah mengantongi RK (Rekomendasi Kalayakan) dari KPID (Komisi Penyiaran Independen Daerah) masing-masing. Namun yang menjadi titik persoalan pada saat sweeping adalah melanggar hak siar, karena mendistribusikan channel Liga Inggris tanpa hak dan tidak ada kerja sama dnegan provider pemilik konten yang sah.

Menurut Rama, salah seorang karyawan tv kabel di Bandung, sekitar jam 10 datang polisi dan langsung masuk mengecek cahnnel yang distribusikan. Selanjutnya petugas ini setelah mengajukan beberapa pertanyaan langsung mengecek siaran dan mengamankan barang bukti.

Malam itu juga, Rama dibawa ke Polda Jabar di Jalan Soekarno Hatta, Bandung untuk menjalani pemeriksaan sampai jam 00:01 dini hari. Setelah diperiksa dimintai tanda tangannya, Rama dipersilahkan pulang dan diwajibkan hadir kembali hari ini Senin (30/4) pagi untuk pemeriksaan lanjutan.

Menurut Rama, malam itu petugas juga melakukan police line dan memerintah agar perusahaan ini menutup sementara operasionalnya sampai urusan dengan hukum selesai. Namun jika ditutup, justru akan menimbulkan masalah baru, pelanggan bisa datang dan marah. Maka petugas agak melunak, dibiarkan menyiarkan channel yang tidak ada hubungannya dengan Liga Inggris.

Seperti diberitakan beberapa media, tindakan sweeping ini juga pernah dilakukan di beberapa daerah, seperti di Sulteng, Kalsel, Batam, Babel dan Sumatera Utara. Bahkan persoalan hukum dari beberapa kasus ini, masih ada yang belum kelar dan hampir menjadi bulan-bulanan.

Ada beberapa persoalan yang perlu menjadi pelajaran bagi pelaku bisnis tv kabel, selama tidak menampilkan tayangan liga inggris dan channel premium yang tanpa kontrak dengan provider, akan aman. Tetapi jika memang berkeinginan menayangkan Liga Inggris, tentu harus berkontrak dengan provider.

Hasil wawancara dengan beberapa pemilik usaha tv kabel di Indonesia, kebanyakan mereka yang tidak berkontrak karena nilai yang ditawarkan provider cukup mahal. Pengelola tv kabel merasa tidak mampu, maka tak heran jika sebagian tv kabel nekad melakukan distribusi secara diam-diam dan pasti ilegal.

Solusinya mudah saja, terlepas dari mahal tidaknya, kalau mampu silahkan kontrak, kalau tidak mampu ya jangan kontrak dan jangan tayangkan Liga Inggris. Dengan demikian akan aman dan tidak akan terusik lagi. "Yang tidak menayangkan Liga Inggris saja pernah diusik dan disweeping, ini terjadi belum lama ini Jember, Jawa Timur," petugas tidak menemukan bukti dan nihil.

Opsi lain, seluruh operator tv kabel bersatu, merapatkan barisan, patungan melalui sebuah wadah yang mampu mengakomodir dengan baik, diyakini bisa melakukan kontrak sendiri Liga Inggris dan konten lain. Masalahnya, dintara pengelola masih ada yang belum bisa memahami sesama operator, padahal sebenarnya senasib. (team atkinews)

Preliminary Programme 9:45am     Registration and Welcome Coffee/Tea
10:00am     Welcome Remarks
Representative, CASBAA
10:10am     Opening Remarks
10:25am     The Mushrooming Market
11:15am     Coffee Break
11:40am     Indonesian Pay-TV Channels – Indigenous Content for Pay TV
12:30pm     Networking Lunch
2:00pm     Issues in Regulation: Retransmission Fees vs. Must-Carry? What are the prospects for the New Broadcasting Act? Regulation of Advertising on Pay TV and Required Localization of Content
2:50pm     Different Platforms, Different Business Models – Where’s the money to be made and at what price?
3:40pm     Piracy --- Where’s it Going?
4:30pm     Closing Remarks
Simon Twiston Davies, CEO, CASBAA

 

 
LKBN ANTARA punya program berita televisi
Rabu, 28 Desember 2011 21:14 WIB | 886 Views
 
74 tahun Kantor Berita ANTARA (ANTARA News)
... Kami terbuka untuk semua pihak dan jaringan yang ingin bekerja sama...
Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan Umum LKBN ANTARA telah berusia 74 tahun dan memiliki program berita televisi sebagai produk andalan. "Pada masa depan ini andalan yang memadukan semuanya dalam satu saluran. Juga melalui produk berita televisi melalui jaringan mitra," kata Direktur Komersial dan Teknologi Informatika Perusahaan Umum LKBN ANTARA, Rully Charis, di Jakarta, Rabu malam.

Kini kantor berita Indonesia itu memiliki studio siaran televisi berbasis virtual dengan teknologi state-of-the- art. Dari studio televisi di lantai 19 Wisma ANTARA, di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, itu platform virtual multimedia tersedia yang memungkinkan masyarakat bisa berinteraksi dengan pusat penyiaran.

Menurut Rully, keberadaan studio dengan teknologi high end di kelasnya itu di dalam Gedung Wisma ANTARA merupakan terobosan dalam bisnis media pada masa depan. Siaran langsung program talk show telah bisa dinikmati pemirsa melalui jaringan televisi mitra.

Rully menyatakan, masyarakat bisa melakukan hal itu melalui jaringan televisi mitra. Mitra yang kini digandeng adalah Jawa Pos Multimedia Corp (JPMC). Kerja sama telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan kesepakatan LKBN ANTARA dan JPMC memproduksi bersama program berita, feature dan talk show yang ditayangkan di jaringan TV JPMC.

Selain kerjasama produksi dan penyiaran, LKBN ANTARA dan JPMC juga sepakat kerjasama pemasaran. Waktu kerjasama ini disepakati hingga September 2013. Jaringan JMPC meliputi PJTV Bandung 28UHF, CB Channel Depok 21UHF, Radar TV Jakarta 60UHF, Simpang 5 TV Pati 59UHF, Lombok TV 22UHF, Citra Lamongan TV 47UHF, JTV Malang Jatim 34UHF, ADTV Yogyakarta 44UHF.

Sejak beberapa waktu lalu secara rutin, program berita yang diudarakan itu adalah Warta ANTARA pada pukul 19.30-20.00 WIB, dan Warta Malam pada pukul 22.30-23.00 WIB. Khusus untuk Warta Malam, bisa disimak di Radar TV, CB TV, dan PJ TV.

LKBN ANTARA, katanya, menginvestasikan diri pada sektor ini secara serius. Program-program berita dan feature atau talk show dari studio itu dipancarluaskan kepada jaringan televisi mitra melalui satelit Palapa D pada frekuensi 3632, yang berpolaritas horizontal dan laju simbol 9921.

"Kami terbuka untuk semua pihak dan jaringan yang ingin bekerja sama," katanya.

"Perhitungannya begini, ANTARA memproduksi berbagai bentuk berita dengan sarana penyalurannya sendiri-sendiri. Ke depan akan dipadukan sedemikian rupa dan kami ingin pastikan semua itu sampai ke masyarakat secara langsung dan mereka bisa berinteraksi aktif. Lima tahun ke depan, segala sesuatunya akan terbuka," katanya.

Jadi, siaran langsung dengan mitra bisa dilakukan dari tempatnya langsung. "Contoh sederhana, dari luar Jawa ingin melakukan siaran langsung, tidak usah datang ke Jakarta. Bisa dengan jaringan mitra kami, langsung diarahkan ke sini dan terpancarluaskan. Di layar juga akan tampil produk-produk lain, mulai dari running text, info grafis, dan lain-lain sesuai konsep konvergensi itu," katanya.

Kecenderungan bisnis media penyiaran masa kini adalah masyarakat yang menentukan hal-hal yang ingin mereka nikmati. Contohnya program siaran berita yang memungkinkan pemirsa memilih berita yang disajikan; dan setelah itu pemirsa bisa memberikan tanggapan.

LKBN ANTARA sendiri telah memiliki berbagai jenis berita dan produk turunan yang sampai kepada media massa dan masyarakat. Berita tulis dan berita foto adalah jenis-jenis berita yang telah sejak lama digeluti LKBN ANTARA. Sejak beberapa tahun lalu, telah ada divisi multimedia yang membidangi media massa online bernama antaranews.com dan televisi.

Khusus tentang antaranews.com, kunjungan ke situs ini tinggi dan mendapat banyak mendapat tanggapan dari pembacanya. Tanpa mengurangi ketepatan, pembaca bisa mendapat informasi dan berita lengkap dengan latarnya. Situs ini juga didedikasikan untuk diseminasi informasi dengan mitra-mitra yang terjalin.

Konvergensi konten berita dan informasi di situr itu tengah dikembangkan untuk pemakai gadget-gadget cerdas. "Sangat banyak orang memiliki gadget ini, kenapa tidak kita sasar juga? Orang juga tidak punya waktu banyak untuk menunggu tampilan, makanya penguasaan teknologi komunikasi dan informasi sangat vital," kata Rully.

Tentang produk berita dan feature televisi, dia berkata, "Produk pemberitaan televisi kami cukup berbeda dengan stasiun televisi utama nasional. Orang sudah bosan dengan kekerasan, demonstrasi, hujatan, dan lain-lain. Kami mengangkat banyak kearifan nasional dari semua wilayah Tanah Air, itu sebagai misal."(A037)
Editor: Ade Marboen
 

 

Peringatan 20 CASBAA

Dalam awal yang tampak pas mengingat bahwa tahun ini menandai peringatan 20 CASBAA, hari dimulai dengan melihat kembali berapa banyak yang telah berubah dalam dua dekade terakhir - dari hari-hari pertama TV berbayar di wilayah tersebut, kelahiran internet dan penyebaran api liar ponsel dan kemudian smartphone dan tablet.

Konvensi tersebut mendengar bagaimana permintaan konsumen untuk konten video di mana saja, kapan saja dan pada perangkat apapun yang mendorong inovasi dengan pemilik konten, pengiriman dan penyedia platform teknologi dan - dalam banyak kasus - tidak pernah dilihat sebelumnya tingkat kolaborasi antara pemain yang berbeda, banyak dari mereka melihat satu sama lain sebagai saingan bukan mitra bahkan hanya satu atau dua tahun lalu.